Menjadi ibu yang baik bagi keluarga adalah cita2 semua ibu di dunia.
Tapi terkadang ada impian yang tenggelam ketika sudah sibuk dengan rutinitas sehari hari. Menggali dan mencoba memulihkan impian kadang butuh ekstra usaha dari dalam diri😓
Mulai mencoba untuk merangkaivkembali impian dan apa yang di inginkan dalambproses pengembangan diri menjadi lebih baik. Lebih baik untuk akhirat dan dunia....
Yang diperlukan adalah membangun mental tidak gampang menyerah. Mental baja yang tidak mudah patah dengan segala hambatan.
Menjadi ibu yang mampu membimbing dunia akhirat anak tentulah butuh ilmu. Misalnya untuk mengajarkan anak mencintai alqur'an, tentunya harus dimulai dari ibu. Belajar tahsin agar bisa membaca alqur'an dengan baik dan benar sesuai makhraj dan yang dicontohkan rasulullah. Dengan demikian mengajarkan anak tahsin tentulah lebih mudah.
Kalau tahsin sudah oke, cita2 emak untuk membentuk anak-anak yang hafiz alqur'an bisa dilanjut. Nah selain muroja'ah dirumah, karena kemampuan diriku yg juga belum bisa membentuk mereka menjadibhafiz, maka butuh bantuan dari luar. Yaitu dengan memasukkan ke sekolah yang ada kurikulum tahfiznya. Lalu untuk lebih serius mendaftarkan mereka ke lembaga tahfiz atau memanggil guru tahfiz ke rumah.
Jadi untuk membentuk anak2 hafiz yang cerdas dunia dan akhiratnya. Diriku harus lebih serius belajar tahsin dan mengajarkannya ke anak2. Lalu membantu muroja'ah di rumah sekalian emak juga kudu ikut menghafal.
InsyaAllah dalam waktu 5-6tahun dimana anak2 sudah lulus sd, mereka pun lulus hafalan alqur'an..aamiiin
Untuk urusan dunia, aku yakin ketika akhirat kami kejar.. dunia pun akan mengikuti. Jadi untuk pelajaran/keilmuan duniawi insyaAllah tetap di ikuti melalui program pendidikan di sekolah dan lifeskill dalam kehidupan sehari hari.
Resolusi di tahun ini adalah:
Emak lulus tahsin dan minimal baca qur'an 1 juz sehari
Membaca al qur'an/ mengajarkan anak2 tahsin setelah magrib
Memulai untuk menambah hafalan
Bismillah semoga Allah mudahkan... aamiiin
0 comments:
Post a Comment